Menelisik 'Dapur' Hukum LBH Mata Elang : Gelar Perkara Internal Mengasah Strategi

Gelar Perkara - LBH Mata Elang

Menelisik Dapur Hukum LBH Mata Elang : Gelar Perkara Internal Mengasah Strategi


Ungaran, 15 Maret 2025 - Dalam dunia hukum yang penuh dengan kompleksitas, Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Mata Elang memahami betul pentingnya persiapan yang matang. Salah satu cara mereka mewujudkannya adalah melalui "gelar perkara internal," sebuah proses yang menjadi tulang punggung strategi pembelaan mereka.

 

Apa Sebenarnya Gelar Perkara Internal Itu? 

Sederhananya, ini adalah forum diskusi mendalam di mana tim hukum LBH Mata Elang berkumpul untuk :

  • Mengurai setiap detail kasus, baik perdata maupun pidana.
  • Mencari sudut pandang hukum yang paling efektif.
  • Mencapai kesepakatan tim untuk langkah-langkah selanjutnya.
  • Memastikan setiap kasus ditangani dengan standar tertinggi.


Bagaimana Prosesnya Berjalan ? 

  • Persiapan yang Teliti. Semua dokumen dan informasi relevan dikumpulkan dan diringkas.
  • Presentasi Kasus yang Jelas. Tim yang menangani kasus memaparkan semua fakta dan analisis.
  • Diskusi Konstruktif. Semua anggota tim berpartisipasi, memberikan pandangan dan masukan.
  • Pengambilan Keputusan Strategis. Berdasarkan diskusi, tim menentukan langkah hukum yang akan diambil.
  • Dokumentasi yang Rapi. Semua hasil diskusi dan keputusan dicatat dengan detail.

Gelar Perkara Internal LBH Mata Elang

Contoh Nyata 

Pada tanggal 15 Maret 2025, LBH Mata Elang menggelar perkara internal dengan agenda beragam :

  • Sengketa kepemilikan tanah yang melibatkan masyarakat kecil.
  • Kasus wanprestasi yang merugikan klien.
  • Dugaan tindak pidana pencurian yang memerlukan pembelaan kuat.
  • Kasus kekerasan dalam rumah tangga yang membutuhkan perlindungan segera.

Langkah Selanjutnya : Komunikasi dengan Klien

Setelah gelar perkara, LBH Mata Elang akan menyampaikan hasil analisis dan rencana aksi kepada calon penerima bantuan hukum, dengan tujuan :

  • Memberikan pemahaman yang komprehensif tentang kasus mereka.
  • Memastikan mereka mengetahui hak-hak mereka.
  • Membangun hubungan kepercayaan yang kuat.